TinyTutu – I Love You and The Baby | foto: Freyke Kosakoy
Suami Istri Ini! Sungguh sesuatu! Sejak saya masi di jokja dahulu kala bersama tarsan dan monyet-monyetnya, aku mendapat kabar gembira bahwa di kota yang sering mati lampu ini, Balikpapan, ada band twee-pop dengan lagu-lagu yang menohokt. Warna vokal yang hangat dan komposisi musik yang sederhana, iya sederhana, tapi itu komposisi, bukan asal jadi, sehingga memberiken saya harapan bahwa kota ini tida melulu isinya “Musik TV Swasta Jam 9 Pagi Wannabe Kover Band Luar Negeri Banyak Sekali Tapi Tida Kreatif Sama Sekali” . Hiyaak, mari kita simakken, wawancara dengan duo aduhai ini:
Bosku!
Dede (D) : Hai ganteng.
Ish (I) : hai cyiiint.
Sedang sibuk apakah engkou sekalian?
D : Sibuk menghias rumah tangga kecil kami dengan kasih. Dan perlu kalian ketahui bahwa menyaksikan pertumbuhan anak dari hari ke hari itu menyenangkan sekali.
I : mencari segenggam berlian seplastik rubi dan sekarung emas demi liburan keliling Eropa dan tabungan foya masa tua.
Coba cobala diceritaken, mengapa tinytutu? kenapa tinytutu? why? why fernando why?
D : Aku selalu merasakan kesenangan yg kompleks saat mendengar seseorang mengatakan “Tiny Tutu” dengan benar.
I : tinytutu dari tiny dan tutu. tutu itu rok balet [mostly in pink color]. tiny itu mungil. jikalo digabung jadinya, rok balet yang mungil. nah kalo liat atau denger kata rok balet mungil kan kepikirannya pasti anak kecil yang lagi main balet, lucu, imut dan menggemaskan, ceria. pengennya tiny tutu bisa gitu, senantiasa imut dan menggemaskan. kaya aku gitu.
Bageimanakah kalian mendeskripsiken musik tinytutu itu?
D : Twee pop. With provoking words-of-hopes.
I : lullabies in your ears, poets of teenage dreams, joy to celebrates and voices of flirty whispers.
Apa/Siapa-kah influens atau inspirator terbesar kalian?
D : Di industri musik pop? George Harrison.
I : dearest, Odyssey.
Dari semua lagu yang pernah dibuat, lagu apakah yang paling berkesan ceritanya? penggarapannya / cerita dibalik lagunya mungkin?
D : Hampir semua lagu memiliki kesan sendiri. Ada satu lagu kami yg berjudul “Tired”, itu lagu yg cocok untuk self mocking kalau perasaan hati sedang kurang stabil. Dan lagu yang paling optimis itu “I love you and the baby”, dibuat waktu istriku sedang hamil. Semoga itu bisa dibanggain sama anakku kalau dia udah besar, trus dipamerin ke teman-temannya.
I : lagu manis yang judulnya “i love you and the baby”. lagu ini dibuat waktu lagi hamil O sekitar 7 bulan. berikut liriknya :
oh i love you and i love the baby.
i love you more and more each day.
in love with you and i could go crazy.
i think of you and you’re of my pray.
you’re in my mind, you’re sweet as a candy.
december is no longer grey.
Odyssey bisa bangga lagu itu aseli diciptain untuknya seorang.
dan bahwa, dia selalu ada di setiap doa mamie papienya, amen.
Musik Indi, Band Indie, dan istilah Indie Indie lainnya, bageimana pendapat kalian dengan ini?
D : Indie di Indonesia sudah mati sejak ada album indie ten. Hari ini, sederetan korporat di luar sana rela mengantri panjang untuk mengklaim indie sebagai bagian dari produk mereka. Miris. Kalau ada yg nyolot karena beranggapan bahwa Tiny Tutu juga masuk kategori band indie, ya silahkan. Tapi ingat, indie-mu jelas berbeda dengan substansi indie-ku. Dan kita di sini hanya sedang melakukan apa yang kita suka.
I : iya ih pengen banget liburan ke indie, spiritual journey macam eat, pray, love gicu. #zzz
Kalolah ada kesempatan, dengan musisi siapakah kalian ingin kolaborasi dan perform bersama, ee kenapa?
D : Regina Spektor. Because she’s a Jew.
I : PS22 CHORUS
karena megah dalam harmoni dan selalu bisa bikin merinding plus asyik gheeela.
Apa/Siapa-kah musik yang didengarken belakangan ini (5)?
D : Ravi Shankar, The Streets, Happy Mondays, Int’l Noise Conspiracy, Dinosaur Jr.
I : 1. rilo kiley 2. the weepies 3. soko 4. stornoway 5. watchlistentell
Bageimana pendapat kalian tentang perkembangan musik di kota ini?
D : Aku masih ingat kota ini pada zaman orde baru, ada seorang pemuda yg mengeluarkan cat semprot dari dalam tasnya. Ia semprotkan cat itu ke dinding membentuk lambang Dead Kennedys. Zaman itu, informasi masih jarang sekali didapat. Dan kalaupun ada, maka harus berkompromi lagi dengan masalah selera. Sekarang, meskipun informasi sudah di depan hidung sendiri, tapi masih ada aja manusia dengan selera musik yg begitu-begitu terus, okelah konsisten di selera, tapi kok kalo dilihat makin hari bukannya makin bagus tapi makin pahit.
I : uda ga melulu melayu. uda ga melulu dahsyat/inbox. pelan-pelan makin variatif dan cerdas. hallelulillah.
Latest words for the readers?
D : vox HRD spv vox dei.
I : it’s nice to be nice. spread happiness













uuuhh madelineeee!!!! unyuuu unyuuuu deh lagunya
hai hai tiny tutu , saya fans berat anda (:
suka sekali dengan lagu babypremix ny , thumbs up 4 Tiny Tutu ((:
My cousin recommended this blog and she was totally right keep up the fantastic work!